Nowindo.com, Barito Kuala – Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda beberapa wilayah, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi turun langsung menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak, Rabu (14/5). Penyerahan dilakukan di halaman Pasar Kecamatan Tabukan dan disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari desa-desa terdampak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1005/Barito Kuala, Wakapolres Barito Kuala, perwakilan Kejari, kepala SKPD terkait, dan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir telah merendam puluhan rumah dan mengganggu aktivitas masyarakat di Kecamatan Tabukan, Kuripan, dan Bakumpai. Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui BPBD menyalurkan bantuan logistik berupa sembilan bahan pokok dan kebutuhan darurat lainnya.
Bantuan yang disalurkan di Kecamatan Tabukan antara lain terdiri dari lebih dari 10 ton beras, ribuan liter minyak goreng, air mineral, mie instan, dan bahan makanan lainnya. Sementara Kecamatan Kuripan dan Bakumpai juga menerima bantuan dalam jumlah besar yang disesuaikan dengan jumlah warga terdampak.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi jangka panjang agar bencana serupa tidak kembali terjadi.
“Ini kita antisipasi untuk ke depan, mengupayakan rumah masyarakat yang terlalu rendah agar bisa ditinggikan. Mari kita carikan solusi bersama agar bencana banjir ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Selama masa tanggap darurat, Pemkab Barito Kuala terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bantuan terdistribusi secara merata dan tepat sasaran. Kepala Pelaksana BPBD Barito Kuala menyatakan bahwa posko siaga telah didirikan di sejumlah titik rawan banjir dengan tim logistik dan petugas lapangan yang disiagakan.
Dalam keterangan terpisah, ia juga mengungkapkan bahwa evaluasi lanjutan status tanggap darurat akan dilakukan pada 19 Mei 2025 untuk menilai apakah diperlukan perpanjangan masa darurat.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan peninjauan langsung ke sejumlah titik jalan yang terdampak banjir di Kecamatan Tabukan. Sementara itu, bantuan untuk Kecamatan Kuripan dan Bakumpai disalurkan melalui BPBD dan Dinas Sosial setempat.